Selasa, 27 September 2011 - 13:35:32 WIB
Pelatihan Pendampingan Psikologis Pada Anak
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Jejaring
- Dibaca: 77 kali
![]() | Seusai pelatihan, para peserta Pelatihan Pendampingan Psikologis Pada Anak diambil gambarnya. |
Seorang Hamba Tuhan sebelum melayani sebuah Gereja biasanya, dipersiapkan atau mempersiapkan diri secara formal sedemikian rupa sehingga ketika melakukan pelayanannya terhadap jemaat Hamba Tuhan tersebut sudah siap. Hal ini berbeda sekali dengan seorang Guru Sekolah Minggu, persiapan yang dilakukan biasanya berupa pembekalan, training atau bimbingan lainnya.
Dalam mempersiapkan tersebut bisanya berupa penguasaan materi ajar dan metodenya. Materi ajar biasanya berisi tentang Alkitab dan cerita illustrasi yang mendukung pesan Alkitab, sedangkan kebutuhan psikologis anak seringkali luput dari materi pembekalan. Akibatnya, beberapa anak yang mempunyai masalah psikologis tidak terdeteksi dengan baik. Maka dari itu, MDS bermaksud untuk melengkapi pelayanan para Guru Sekolah Minggu GGKMI dalam sebuah Pelatihan Pendampingan Psikologis Pada Anak, yang berhasil dilaksanakan di MURIA TRAINING CENTER (MTC) Desa Bugel, Salatiga pada tanggal 16-17 Agustus 2011.
Pelatihan ini difasilitasi oleh para pembicara dari kalangan psikologi antara lain : Kuriake Kharismawan, M. Psi., psikolog; Anastasya Y. Ekalitani, S. Psi., C. Ht; dan Vera M. Wilianto, M. Psi., psikolog. Materi yang diberikan dalam pelatihan ini adalah Psikologi Anak, Stress dan Trauma Pada Anak, Asesmen Trauma Pada Anak (Art Therapy), dan Permainan Anak Untuk Terapi.
Peserta yang mengikuti pelatihan tersebut adalah para guru-guru sekolah minggu yang datang dari Gereja GGKMI. Mereka adalah utusan dari GKMI Getsemani Tangerang (2 orang), GKMI Efrata Pare-Kediri (2 orang), GKMI Semarang (1 orang), GKMI Demak (1 orang), GKMI Kenari (4 orang), GKMI Jepara (3 orang), GKMI Jekulo (1 orang), GKMI Pati (2 orang), GKMI Salatiga (2 orang), GKMI Tanjung Karang Kudus (1 orang), Gereja Kalam Kudus (1 orang), dan MCC (2 orang).
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, tingkat kepuasan peserta dalam mengikuti pelatihan ini adalah 1 orang menyatakan sangat puas (4,5%), 11 orang menyatakan puas (50%), tujuh orang menyatakan cukup puas (31,8%), dan tiga orang (13,6%) menyatakan kurang puas. Menurut sebagian besar peserta pelatihan ini sangat bermanfaat karena bisa memahami kepribadian anak, mengetahui penanganan praktis mengatasi anak yang mengalami stres atau trauma, memperkaya pola pikir dan pemahaman anak sesuai taraf perkembangan, suasana keakraban yang terjalin di antara peserta, konsumsi dan fasilitas baik, mendapat jawaban atas masalah-masalah anak sekolah minggunya, berbagai pengalaman dengan peserta lain dan pembicara, inspirasi untuk diterapkan kepada komisi sekolah minggu, evaluasi terhadap diri sendiri, dan mengetahui media-media permainan yang dapat digunakan untuk anak.
Namun demikian demi perbaikan program di masa yang akan datang peserta memberikan saran dan masukan untuk MDS. Masukan dan saran dari peserta yaitu penambahan waktu pelatihan, pemberian materi kepada semua guru sekolah minggu, perlunya praktek secara langsung terhadap anak sekolah minggu, pemberian materi masih kurang gamblang dan detil, segala aktivitas sebaiknya dimulai dengan doa dan renungan, terkadang mengantuk ketika materi, perlu diperbanyak cara-cara praktis mengenai kasus anak dan penanganannya, pemberian studi kasus, pelatihan lanjutan secara berkala (enam bulan sekali) baik kepada guru, orangtua dan pemuda, jumlah peserta ditingkatkan, waktu pelaksanaan disesuaikan dengan materi yang telah disiapkan, pemadatan waktu pelatihan, perlu adanya referensi buku bacaan mengenai anak, dan layar LCD dapat diperbesar. Selain itu, untuk fasilitas kamar, masukan yang diberikan adalah pemberian cermin di kamar dan kebersihan kamar maupun toilet ditingkatkan. Kamar juga terasa pengap dan air tidak menyala di pagi hari.

Materi disampaikan bukan hanya dengan metode ceramah, tetapi disampaikan dengan berbagai variasi, salah satunya adalah game. Peserta sangat antusias mengikuti instruksi dari fasilitator.
.
